| Kota | Surabaya Seruu |
| Written by Redaksi Seruu.Com on Wednesday, 26 May 2010 12:18 |
Angka golongan putih (golput) pada Pemilihan Kepala Daerah Sumenep, 14 Juni mendatang diprediksi akan mencapai 35% lebih. Bahkan prediksi itu dikhawatirkan mendekati 50 %. "Berdasarkan pantauan dan investigasi kita masyarakat. Tampaknya masyarakat mulai jenuh dengan janji-janji yang diobral oleh masing-masing calon.Ya, tidak semuanya sih. tapi kebanyakan masyarakat mengaku banyak yang enggan untuk menggunakan hak suara mereka di TPS nanti". Terang Tajul Arifin, Analis Politik dan Media Sumenep. Rabu (26/05/2010). Selain karena memang anemo masyarakat yang kecil. Membengkaknya angka golput itu karena pelaksanaan pilkda, berbarengan dengan masa tanam tembakau. "Banyak sekali warga yang dengan terang-terangan mengaku lebih baik menyiram tembakau di sawah, ketimbang datang ke TPS," Imbuhnya. Untuk itu Tajul berharap, agar seluruh komponen penyelenggara pemilukada di Sumenep, agar lebih intens memberikan sosialisasi dan penyadaran terhadap peran serta masyarakat dalam menggunakan hak suara mereka pada hari H pemilukada, yang dipastikan pada hari senin, 14 Juni 2010 mendatang. "Selain KPU, pemkab juga harus lebih pro aktig lagi dalam memberikan penyadaran. Selebihnya menjadi tugas masing-masing kandidat," Pungkasnya. [Miftahol] |
Kamis, 27 Mei 2010
Angka Golput Pilkada Sumenep, Diprediksi Mencapai 40%
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Angka golongan putih (golput) pada Pemilihan Kepala Daerah Sumenep, 14 Juni mendatang diprediksi akan mencapai 35% lebih. Bahkan prediksi itu dikhawatirkan mendekati 50 %. "Berdasarkan pantauan dan investigasi kita masyarakat. Tampaknya masyarakat mulai jenuh dengan janji-janji yang diobral oleh masing-masing calon.
Madura - Sebanyak 12 titik sumur yang ada di Pulau Madura, diprediksi kuat menyimpangan kandungan gas alam (minyak) yang melimpah. Saat ini, di beberapa titik sumur tersebut sudah memasuki tahap ekplorasi, yang dilakukan oleh pihak SPE Petroleum Ltd. Adapun rinciannya sebanyak 7 titik ada di kabupaten Bangkalan, Sampang sebanyak 2 titik dan sisanya 3 titik berada di kabupaten Sumenep. sementara, untuk wilayah kabupaten Pamekasan, hingga saat ini masih belum ditemukan sumur gas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar